Home » DOTA2 » PSG.LGD Berhasil Mengalahkan VGJ.Storm dan Menjadi Juara MDL Changsha Major

PSG.LGD Berhasil Mengalahkan VGJ.Storm dan Menjadi Juara MDL Changsha Major

Setelah sebelumnya menjuarai Epicenter XL, PSG.LGD meraih gelar Major keduanya dengan menjuarai MDL Changsha Major setelah mengalahkan VGJ.Storm di partai final.

Pada fase grup penampilan PSG.LGD kurang meyakinkan dan hanya mampu menempati peringkat 4 di group stage, memaksa mereka huni babak lower bracket round 1 yang artinya mereka tak miliki kesempatan untuk telan kekalahan. Sempat mengkhawatirkan karena pertemuan mereka di playoff dimulai dengan IG.Vitality. Pejuang senegara yang bisa mereka lengserkan cukup alot. Memakan waktu 66 menit, mungkin sistem Bo1 membuat penantang lebih keras kepala tak mau keluar tanpa perlawanan.

Pada round ke-2, lawan PSG.LGD adalah TNC. TNC bisa dikatakan sebagai salah satu kuda hitam di turnamen ini dengan performanya yang cukup stabil di fase grup. Di babak ini PSG.LGD kembali menjadi pemenang dan lolos dengan skor 2-1.

Lawan berikutnya yang harus dihadapi adalah Team Secret. PSG.LGD jaga ketenangan dan berhasil menggagalkan mimpi Puppey tambah gelar Pro Circuit.

Partai selanjutnya PSG.LGD harus menghadapi Newbee, PSG.LGD kembali keluar sebagai pemenang dan lolos ke final loser bracket melawan Vici Gaming. Melawan VIci Gaming, PSG.LGD berhasil mengalahkan tim senegaranya tersebut dengan skor 2-0.

Di Grand Final PSG.LGD harus bermain melawan VGJ.Storm. Kedua tim sama sama baru memenangi turnamen besar, PSG.LGD yang menjuarai Epicenter dan VGJ.Storm yang menjuarai GESC: Thailand.

Pertandingan Grand Final berhasil didominasi oleh PSG.LGD, tanpa kalah satu game pun pada final best of 5 ini, PSG.LGD menang dengan skor akhir 3-0. Kemenangan tersebut menunjukkan bahwa PSG.LGD mampu bersaing melawan tim ternama yang sudah kita kenal dengan kemampuan-nya .Hadiah yang dapat dibawa pulang oleh PSG.LGD berupa US $400.000 dan DPC Point 750 PTS.

Dengan tambahan point DPC tersebut, PSG.LGD mampu mengamankan tiket untuk bergabung pada kompetisi terbesar Dota 2 yaitu The International 2018 bersama dengan Virtus.Pro, Team Liquid dan Team Secret.