Home » DOTA2 » OG Sang Juara The International 2018 Tolak Undangan Ke Kuala Lumpur Major

OG Sang Juara The International 2018 Tolak Undangan Ke Kuala Lumpur Major

Setelah selesainya The International 2018, tidak terasa kita akan memasuki musim baru, dan untuk turnamen yang akan segera digelar pasca TI 8 adalah Kuala Lumpur Major. Pada gelaran Major pertama di Dota Pro Circuit 2018/2019, sang juara The International 2018, OG menolak undangan kualifikasi regional di Kuala Lumpur Major.

Pihak PGL telah mengkonfirmasi hal ini lewat pengumuman di Twitter bahwa https://liquipedia.net/dota2/OG

G juga tidak akan bermain di gelaran Major pertama ini. Jadi dari region Eropa tim yang mendapatkan undangan kualifikasi adalah Team Liquid, Team Secret, Alliance dan Shangri-La. Untuk beberapa tim yang namanya kurang dikenal seperti Shangri-La, Quincy Crew, S.K.O.L identitas dan rosternya masih belum dapat dipastikan.

Untuk penyelenggaraan kualifikasi regional sendiri, Kuala Lumpur Major akan membuka enam region yakni Amerika Utara dan Selatan, Tiongkok, CIS, Asia Tenggara, dan Eropa. Meskipun pendaftaran dan roster lock baru akan dilangsungkan untuk tanggal 14 September nanti, PGL dan Kuala Lumpur Major lewat laman resmi mereka telah mengumumkan 20 tim yang telah diundang untuk mendapat slot di kualifikasi regional.

Enam region yang ada diberikan masing-masing empat jatah undangan langsung untuk kualifikasi tertutup, dan empat slot untuk kualifikasi terbuka, dimana kualifikasi terbuka ini saat ini telah berjalan tepatnya sejak tanggal 10 September 2018.

Distribusi tim yang akan lolos untuk bisa bertanding di Kuala Lumpur Major sedikit bervariasi. Eropa, Tiongkok dan Amerika Utara mendapat tiga slot sedangkan region lainnya hanya mendapat dua slot. Sementara itu, satu slot khusus disediakan untuk pemenang gelaran Minor sebelum Kuala Lumpur Major sebagai bagian dari aturan baru Dota Pro Circuit 2019.

Dengan sistem baru ini, tentunya persaingan untuk memperebutkan poin DPC sangat ketat, bahkan itu sudah bisa dilihat sejak dari masa kualifikasi terbuka yang diikuti oleh sangat banyak tim. Bagaimana sobat esports? apakah tim favorit sobat mendapatkan undangan kualifikasi di Kuala Lumpur Major?