Home » DOTA2 » Kalahkan Virtus.pro di Grand Final, Liquid Juara China Super Major

Kalahkan Virtus.pro di Grand Final, Liquid Juara China Super Major

ngan skor tipis 3-2. Ini merupakan gelar major pertama yang diraih Liquid sejak dibuatnya sistem kompetisi major minor oleh Valve.

Partai grand final ini berlangsung sangat seru dan berimbang, dimana butuh 5 game untuk dapat menentukan juaranya. Dengan tim sekaliber Liquid serta VP, tentunya semua pemain mengerahkan segala kemampuan yang mereka miliki untuk dapat meraih gelar juara.

Game 1

Game pertama berjalan sangat imbang. Di game ini Virtus.Pro memutuskan untuk mencoba Invoker dan Juggernaut sebagai dua core utama mereka. Sepanjang early game, Virtus.Pro bisa mendapatkan beberapa kill Sun Strike dan mendapatkan momentum yang signifikan. Sayangnya beberapa team fight membuat momentum tersebut hilang dan Team Liquid berbalik unggul. Banyaknya unit dan disable dari Liquid membuat pengaruh dari Omnislash dan Fiend’s Grip kurang efektif, apalagi Song of The Siren selalu berhasil temukan kill-kill berharga bagi Liquid untuk mengantarkan mereka ke kemenangan pertama di menit ke-41.

Game 2

Di game kedua, Virtus.pro terlihat sangat mendominasi. Mulai dari menit-menit awal saat laning, mereka terus memanfaatkan keunggulan yang semakin lama semakin jauh. Berbekal hero-hero core seperti bloodseeker dan faceless void, VP berhasil memenangkan game kedua ini dengan cukup mudah pada menit ke-36.

Game 3

Memasuki game ketiga, Team Liquid sekali lagi unggul dalam segi draft dengan last pick Drow Ranger. Eksekusi yang sempurna pada fase laning juga membuat lineup mereka bisa snowball mulai dari early hingga ke mid game. VP yang melakukan draft hero seperti kunkka, pangolier dan disruptor mencoba untuk mempertahankan base mereka dari gempuran Liquid. Dengan komposisi hero yang sedikit lebih unggul, Liquid berhasil memenangkan game ini dengan waktu sekitar 28 menit.

Game 4

Di game keempat, Liquid mencoba melakukan draft dengan hero seperti tinker dan monkey king. Tapi VP berhasil memanfaatkan hero mereka dengan baik dan ungul sejak awal game. Slark yang dimaink]ghancurkan Liquid di game ini, dan Liquid terpaksa mengibarkan bendera putih di menit 24 dengan skor yang sangat mencolok yaitu 30:5.

Game 5

Akhirnya game terakhir dan penentuan berlangsung, game ini sangat seru dan berimbang sejak awal. Kedua tim meiliki komposisi hero yang sama bagusnya dan sama-sama memanfaatkan hero yang mereka draft sesuai dengan strategi masing-masing. VP yang mengandalkan hero core mereka yaitu medusa dan kunkka harus merasakan tekanan yang terus diberikan Liquid dengan hero seperti templar assasin, visage serta naga siren.
Satu team fight di lane bawah akhirnya membuat Liquid berhasil unggul berkat kombo yang sangat bagus dari siren serta warlock. VP dan Liquid memakai beberapa buyback di fight tersebut, dan Liquid terus memaksakan untuk push sampai akhirnya berhasil memenangkan game tersebut pada menit ke-34.

Team Liquid berhasil meraih juara Major pertama mereka, yang sekaligus merupakan turnamen terakhir di musim ini sebelum nanti dimulainy]

Berikut adalah daftar tim yang berhasil mendapatkan poin DPC terbanyak musim ini, 8 tim ini berhak untuk undangan langsung tampil di The International 2018 yang akan diselenggarakan di Kanada.