Home » DOTA2 » Hari Ketiga Main Event The International 2018: WinStrike Dan Vici Gaming Tereliminasi

Hari Ketiga Main Event The International 2018: WinStrike Dan Vici Gaming Tereliminasi

Hari ketiga dalam gelaran The International 2018 baru saja berakhir. Pada pertandingan lower bracket, Winstrike dan Vici Gaming harus mengakui keunggulan VGJ Storm dan Team Secret. Kedua tim tersebut harus tereliminasi dan menempati posisi ke 9-12 dan meraih hadiah sebesar 376.231 USD.

Pada pertandingan pertama yang berhadapan adalah Winstrike melawan VGJ Storm, tentunya pada pertemuan ini VGJ Storm sedikit lebih diunggukan karena hasil yang baik yang dicapai pada fase grup. VGJ Storm pun membuktikan perbedaan kelas antara kedua tim tersebut dengan menyapu bersih permainan dan menang 2-0 pada pertandingan BO3 tersebut.

VGJ Storm menerapkan permainan push dengan mengandalkan Drow Ranger sebagai core hero di kedua game tersebut. Pada game pertama Drow dipadankan dengan Mirana sebagai core hero dan berhasil mengunguli core dari winStrike yaitu Lycan dan Zeus. VGJ Storm berhasil menyelesaikan game pertama dalam tempo 33 menit.

Game kedua tidak jauh berbeda dengan game pertama, VGJ Storm memilih core Weaver dan Venomancer yang mendapatkan range aura dari Drow untuk bisa menhancurkan building lawan dengan cepat. Winstrike memilih hero core Troll dan Tiny. Keunggulan VGJ Storm sudah terlihat dari awal game hinggal akhirnya mereka bisa menyelesaikan game kedua ini hanya dalam tempo 27 menit.

Pada game kedua VG masih mengandalkan Terrorblade dan kali ini dipadankan dengan Lina sebagai core. Sementara Secret mencoba untuk sedikit merubah strategi dengan menggunakan core seperti Zeus, Wraith king dan Clinkz. Strategi ini berhasil di eksekusi dengan baik oleh Secret dan ketiga core mereka berhasil mendapatkan farm yang baik serta memenangkan beberapa big war. VG pun harus menyerah pada menit ke-32 ketika Secret berhasil membunuh 4 hero dari VG pada big war. Pertandingan berlanjut ke game penentu yaitu game ke-3.

Pada game penentu ini Vici Gaming merombak sususan hero mereka dan memilih untuk menggunakan Clinkz dan Huskar sebagai hero core, sementara Secret menggunakan trio core yaitu Invoker, vengeful Spirit dan Ursa. Pertandingan berjalan cukup seimbang pada fase awal, akan tetapi Secret sedikit lebih unggul baik dalam jumlah kill maupun net worth. Memasuki midgame keunggulan Secret semakin terlihat berkat sinergi dari beberapa hero mereka dengan kombo ultimate seperti blackhole enigma, supernova phoenix, serta rentetan skill dari Invoker. Secret pun sukses menyudahi perlawanan VG pada menit ke-33.

Nanti malam gelaran The International 2018 akan berlanjut dengan pertandingan lower bracket yang menentukan siapakah akan terus melaju dan mengejar gelar juara pada turnamen akbar kali ini. Terus pantau berita dan update seputar Dota 2 hanya