Home » DOTA2 » ESL One Birmingham: Sistem Unik Dengan Tiga Grup

ESL One Birmingham: Sistem Unik Dengan Tiga Grup

Tidak terasa kita semakin dekat dang berlangsung mulai 23 Mei hingga 27 Mei mendatang sebelum China DOTA 2 Super Major. Event ini memiliki keunikan tersendiri dengan adanya sistem tiga grup yang berbeda dengan biasanya yang menganut sistem dua grup.

ESL One Birmingham ini merupakan turnamen yang sangat krusial bagi beberapa tim yang membutuhkan poin untuk dapat lolos secara langsung ke The International. Empat tim telah memastikan diri lolos, sementara masih ada empat tempat tersisa bagi tim yang akan menerima undangan langsung untuk tampil di The International 2018.

Grup A:

Grup A berisi tim-tim yaiEvil Geniuses, Fnatic dan Team Spirit. Menilik performa di beberapa turnamen pro sebelumnya, tentunya unggulan utama di grup ini adalah Virtus Pro. Di sisi lain ada EG dan Fnatic yang unik dimana dua anggota tim Fnatic saat ini merupakan mantan anggota tim EG yaitu Universe dan Aui_2000.

Tim terakhir di grup ini adalah Team Spirit yang mendapatkan keuntungan bisa tampil di turnamen ini sebagai pengganti dari Na’Vi yang mengundurkan diri kmilihan Spirit sendiri dikarenakan tim ini satu-satunya yang mampu menyelesaikan administrasi dengan s

Grup B:

Grup B berisi tim-tim yaOG, Vici Gaming, dan paiN Gaming. Mirip dengan grup A, di grup ini tim yang diunggulkan tentu saja adalah Tim Liquid. Tentu saja kita tidak bisa mengesampingkan juara The International tahun lalu bukan?

Ketiga tim lain yang ada di grup B ini terlihat kurang konsisten performanya apabila melihat dari beberapa turnamen pro sebelumnya. OG dan Pain Gaming tentunya tidak berada dalam persaingan untuk mengejar undangan langsung ke TI, sementara Vici Gaming ada di posisi keenam sementara dan tentunya akan membuat mereka berusaha meraih poin sebnyak banyaknya di turnamen ini.

Grup C:

Grup C berisi tim-tim yaitu: LGD.Forever Young, MipTic Gaming. Melihat list tim-tim di grup ini tentunya bisa terlihat persaingan yang cukup ketat diantara mereka. Menilik dari penampilan di turnamen terakhir MDL Changsa, duo Newbee-Mineski cuma bisa berada di papan tengah. OpTic sempat absen di beberapa turnamen dan tergantikan pesona VGJ.Storm, kini kembali turun ke lapangan bersamaan dengan LGD.FY.

UntukĀ ini harus memenangkan turnamen ini untuk bisa masuk ke list delapan besar tim yang akan mendapat undangan langsung ke TI. Apabila OpTic Gaming berhasil menjadi juara turnamen ini, maka mereka akan menggeser posisi Newbee, oleh karena itu pertemuan diantara kedua tim ini diperkirakan akan berlangsung seru.

Turnamen ini akan memakai sestem “GSL”, yaitu sebuah format eliminasi ganda, yang dilanjutkan dengan eliminasi single. untuk lebih jelasnya bisa dilihat poin-poin berikut:

1. Di fase grup, ada tiga grup dimana setiap grup berisi empat tim.

2. Setiap tim akan bertanding satu sama lain dalam fase grup.

3. Pemenang pertandingan awal akan bertemu dengan tim lainnya yang juga menang, sementara yang kalah juga akan saling bertanding di pertandingan eliminasi.

4. Setelah Pertandingan kedua, dua tim yang tersisa akan bertemu untuk pertandingan penentuan, pemenangnya akan menjadi seed kedua, dan yang kalah akan tereliminasi.

5. Seed pertama dari tiap grup akan bertanding di pertandingan bo1 (satu pertandingan saja) untuk menentukan posisinya di bagan playoff. Dua besar akan langsung ke semi final, sementara satu tim lagi akan turun ke perempat final

6. Playoff akan dilangsungkan dengan sisatem bo3 (mencari yang terbaik dari tiga pertandingan) eliminasi single, termasuk pertandingan penentu posisi tiga turnamen. Untuk Grand final akan diberlakukan Bo5.

Nah bagaimana menurut sobat sekalian, apakah turnamen ESL One Birmingham ini akan didominasi oleh tim besar sarat pengalaman seperti Virtus Pro dan Team Liquid? atau malah akan ada kuda hitam yang berhasil memenangkan turnamen pro kali ini?