Home » DOTA2 » China Super Major Playoff Hari Kedua: Na’Vi dan Final Tribe Tereliminasi

China Super Major Playoff Hari Kedua: Na’Vi dan Final Tribe Tereliminasi

Hari kedua dari fase playoff China Super Major telah selesai, hari yang panjang dan melelahkan karena sebagian besar tim bertanding sampai tiga seri game yang tentunya ketat sekali. Semua tim yang bertanding tampak ngotot untuk bisa mendapatkan kemenangan dan menutup musim ini dengan hasil yang bagus.

Malang bagi Na’Vi dan The Final Tribe, karena mereka harus gugur dalam turnamen major ini dan nantinya harus mempersiapkan timnya untuk mengikuti kualifikasi untuk The International 8 yang akan diselenggarakan minggu depan.

UPPER BRACKETS

Virtus.pro 2-1 Newbee

Hari dimulai dengan pertandingan yang seru antara unggulan utama Virtus.pro melawan juara dua TI7 Newbee. DI seri ini VP menghadapi lawan yang bisa memberikan perlawanan cukup sengit. Game pertama dimenangkan VP dengan sangat amat cepat lagi-lagi Slark dari RAMZES dibiarkan berkembang dengan tenang pada awal game yang selalu berakibat fatal bila menghadapi VP. Dalam 25 menit Newbee pun menyerah dengan pembantaian total dari VP.

Pada game kedua, Newbee melakukan strategi yang sangat baik dengan strat minus armor. Mereka memilih untuk menggunakan slardar yang memiliki skil minus armor, dan juga lifestealer yang membuat item desolator. Newbee bermain agresif di game ini dan berhasil memenangkan beberapa kali pickoff dan war. Ditambah dengan midlaner mereka Song “Sccc” Chun yang memainkan hero lina dengan sangat baik, core VP yaitu hero morphling dan Razor seakan tak berdaya dan dengan mudahnya di kill oleh kombo blink crash infest bomb dari Newbee. Newbee berhasil memenangkan game kedua ini, skor 1-1 dan lanjut ke game ketiga.

Di game ketiga, VP beradaptasi dan menggunakan beberapa hero andalan mereka. Vladimir “No[o]ne” Minenko menggunakan templar assasin dan Roman “RAMZES666” Kushnarev menggunakan death prophet. VP mendominasi game ini dengan sangat baik dan Newbee tidak bisa melakukan perlawanan yang berarti, game ini pun berakhir hanya dalam 27 menit. Newbee pun harus turun ke lower bracket.

PSG.LGD 2-1 Mineski

PSG.LGD kembali menampilkan penampilan yang bagus di game pertama. Lu “Somnus丶Maybe” Yao and Wang “Ame” Chunyu tampil ganas dengan permainan yang nyaris sempurna di game ini. Maybe berhasil meraih frag kda 20:0:6 dengan hero shadow fiend dan membawa LGD memenangkan game pertama ini.

Di game kedua, Mineski menggunakan hero yang sangat baik untuk fase laning dan itu berbuah manis. Mereka berhasil menekan core dari LGD yaitu copter dan dragon knight. Kam “Moon” Boon Seng dari Mineski tampil sangat baik dengan hero ember spirit, dia berhasil memperoleh kda 17:0:13 dan membantu Mineksi memenangkan banyak war penting yang pada akhirnya membuat tim mereka berhasil memenangkan game kedua ini. Skor 1-1 dan lanjut ke game ketiga.

Di game ketiga dan penentuan ini, kedua tim bermain cukup berimbang dan banyak terjadi war yang seru. Sekitar menit 20 Morphling dari LGD yang dimainkan Wang “Ame” Chunyu mulai lebih unggul dari core Mineski, Templar Assasin dan perlahan pun perbedaan semakin jauh yang akhirnya menjadi pertarungan satu sisi setiap team fight. Penampilan maybe juga membantu keunggulan LGD dengan kda 21:7:17. Setelah beberapa kali menang war LGD melakukan push yang tidak bisa ditahan oleh Mineksi dan PSG.LGD berhasil memenangkan seri ini dan melaju di upper bracket.

LOWER BRACKETS

ViCi Gaming 2-1 Na’Vi

Game pertama di seri ini merupakan perjuangan bagi Na’Vi. Mereka tertekan hampir sepanjang game. Vici Gaming menggunakan strategi unik 3 core hero yaitu mokey king yang dimainkan Zhang “Paparazi” Chengjun, death prophet yang dimainkan Zeng “Ori” Jiaoyang dan lycan yang dimainkan oleh Ren “eLeVeN” Yangwei. Butuh sekitar 60menit bagi ViCi Gaming untuk bisa menyudahi perlawanan Na’Vi di game ini.

Di game kedua Na’Vi bangkit dan bisa menampilkan performa yang bagus. Mereka bertumpu pada carry mereka Vladislav “Crystallize” Krystanek yang memainkan hero morphling dengan sangat baik, ditambah dengan clockwerk dari Victor “GeneRaL” Nigrini yang melakukan banyak rotasi dan open war yang sangat brilian. Na’Vi pun berhasil memenangkan game kedua ini dalam waktu 44 menit. Posisi seri dan kedua tim bertanding kembali di game ketiga.

Pada menit-menit awal, Na’Vi tampak menguasi jalannya game ketiga ini. Keunggulan mereka masih berlanjut sampai mid game, tetapi pada menit 36 ViCi Gaming mulai memanfaatkan beberapa kesalahan lawannya dan memenangkan war. Tidak lama kemudian ViCi Gaming berhasil memenangkan game ini sekaligus lolos ke babak selanjutnya. Sementara Na’Vi harus gugur dari turnamen major ini.

VGJ.Thunder 2-0 The Final Tribe

Pertandingan kedua tim ini merupakan satu-satunya yang berakhir dengan berat sebelah dan berkesudahan dengan skor 2-0 di hari ini. Di game pertama, permainan apik dari Liu “Freeze” Chang yang memainkan hero bloodseeker berhasil membawa kemenangan untuk timnya, ia bahkan mengakhiri game ini dengan kda 16:0:10.

Di game kedua The Final Tribe juga belum bisa melakukan perlawanan yang berarti bagi VGJ.Thunder. Kali ini Liu “Sylar” Jiajun yang memainkan hero lycan menjadi bintang bagi VGJ.Thunder dengan perolehan kda 13:0:9. The Final Tribe pun harus menerima kekalahan dan tereliminasi dari turnamen ini.

Pertandingan playoff babak selanjutnya di China Super Major akan berlanjut 6 Juni pukul 10:00 waktu lokal atau 4:00 CEST dengan menggelar empat pertandingan eliminasi di lower bracket. Artinya besok akan ada 4 tim lagi yang tereliminasi dari turnamen ini.